oleh

Pemkab Mesuji Alokasikan Rp.385 juta Untuk P2L

Mesuji, SM.com – Pemkab Mesuji melalui Dinas Ketahanan Pangan, memberikan bantuan dana Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Rp. 385 juta, dibagi kepada 7 Kelompok Wanita Tani (KWT) di 7 Kecamatan, Per KWT menerima masing-masing Rp. 55 juta.

Acara berlangsung di Desa Fajar Baru, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, Rabu (14/04/2021).

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Mesuji, Kadis Ketahanan Pangan serta staf, Kabag Humas/Protokol Setda, Kadis Pertanian, Tujuh Camat se-Kabupaten Mesuji dan Tujuh Kepala Desa se-Kecamatan Panca Jaya, Bhabinkamtibmas, serta OPD.

Dalam sambutan Bupati Mesuji H. Saply TH, mengatakan, penyerahan bantuan kegiatan pekarangan pangan lestari (P2L) kepada kelompok wanita tani (KWT) ini dalam upaya pemulihan ekonomi, pemantapan ketahanan pangan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Mesuji pada masa pandemi covid-19.

“Semoga kepada penerima bantuan kegiatan P2L dapat membantu masyarakat memperbaiki perekonomiannya, mendukung program Pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting dan atau penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan,” kata Saply.

Dijelaskan Bupati, kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Dalam sektor pertanian, Mesuji memiliki potensi sumberdaya alam yang dinilainya cukup luar biasa, penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Mesuji ialah sektor pertanian sebesar 40 persen. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja sebesar 60,03 persen, Saya yakin apabila masyarakat dan Pemerintah beserta stakeholder bersinergi untuk mengoptimalkan segala potensi-potensi yang ada, maka akan terwujud dengan baik,” pungkasnya. (An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed