oleh

Dinas Perikanan Mesuji Adakan Pelatihan Membuat Alat Tangkap Bubu

Mesuji, SM. Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji mengadakan sosialisasi Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan (APIRL). Dilaksanakan di Balai Desa Wiralaga I Kecamatan Mesuji. Dihadiri Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji, Kepala Desa Wiralaga I, serta narasumber tokoh nelayan Desa Wiralaga I, bersama 15 orang peserta perwakilan kelompok nelayan. Selasa, 22/6.

Ardi Umum, S.IP, selaku Sekretaris Dinas Perikanan Mesuji menyampaikan, kegiatan tersebit di adakan dengan maksud meningkatkan pengetahuan serta keterampilan nelayan kecil dalam pembuatan alat tangkap ikan ramah lingkungan dan perbengkelan, mendukung program pengembangan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.

Dilain dapst meningkatkan produksi tangkapan juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Mengurangi dan menghilangkan penggunaan alat tangkap yang dilarang oleh pemerintah seperti setrum, racun, dan lain-lain.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nelayan lebih terampil dalam kegiatan pembuatan alat tangkap ramah lingkungan, serta ikut berperan menjaga kelestarian ekosistem perairan umum daratan (sungai dan rawa) sekaramg maupun masa yang akan datang.

Sementara, Sumarsono, S.P., Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji mengatakan. Untuk mewujudkan visi menjadi Unit Kerja yang terdepan dalam mengembalikan kejayaan perikanan tangkap Kabupaten Mesuji dengan 3 (tiga) pilar misi diantaranya melindungi dan memberdayakan nelayan Kabupaten Mesuji, menjaga sumberdaya perairan Kabupaten Mesuji serta meningkatkan produksi perikanan tangkap yang sangat fundamental agar visi dan misi tersebut terwujud.

“Salah satu elemen pendukung yang penting dalam pelaksanaan 3 (tiga) misi tersebut diatas adalah penggunaan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan untuk usaha penangkapan ikan yang lestari dan berkelanjutan.” jelas Sumarsono dalam memaparkan materinya.

Terkaitan itu, Kepala Seksi Pengelolaan Sumberdaya Ikan dan Sarana Prasarana Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mesuji, I Komang Adi Candra, S.Pi. memaparkan materi tentang pentingnya pengawasan sumberdaya perikanan.

“Pengawasan sumberdaya perikanan adalah pengawasan prosperity (kesejahteraan) bukan pengawasan security (keamanan). Pengawasan sumberdaya perikanan merupakan kegiatan operasional untuk pengelolaan sumberdaya perikanan yang berhasil agar sumberdaya perikanan tidak rusak karena pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berlebihan (overfishing),” bebernya

Tambahnya, pengawasan menempati posisi yang sangat strategis dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya perikanan. Karena, dalam hal pengawasan tidaklah mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah saja.

“Keterlibatan masyarakat melalui kelompok-kelompok masyarakat sangatlah diperlukan sebagaimana amanat Pasal 67 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Dimana masyarakat dapat di ikutsertakan dalam membantu pengawasan perikanan,” ungkap Komang.

Terpisah, tokoh nelayan Desa Wiralaga I Amri Pakuk selaku narasumber memberikan pelatihan tentang pembuatan alat tangkap ikan Bubu Gendang.

Pelatihan dilakukan dengan praktik langsung oleh peserta dari mulai persiapan bahan hingga perakitan bubu. Selain itu, juga disampaikan tekhnik perawatan dan perbaikan bubu agar lebih awet. (Humas Dinas Perikanan/SM).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed